Literasi menjadi bagian tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran baik dimulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman dan kemampuan untuk menggunakan bahasa secara efektif dalam berbagai konteks. Selain itu, dalam berliterasi juga terdapat beproses berpikir kritis, menganalisis, dan menafsirkan teks bacaan. Begitu pula, literasi bahasa, sastra, dan budaya adalah elemen penting dan tidak dapat saling terpisahkan dalam pembentukan karakter individu dan identitas suatu bangsa sehingga literasi ini berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat yang lebih maju dan beradab. Pemahaman dan penggunaan bahasa dalam berkomunikasi secara efektif dan teks tertulis maupun lisan. Ketepatan pemahaman dan penguasaan bahasa akan mampu menghormati, memperkuat, dan mempertahankan kebinekaan penggunaan bahasa terhadap mitra tuturnya. Selanjutnya, literasi juga dapat dilakukan melalui sastra sebagai kemampuan untuk membaca, memahami, menganalisis, dan mengapresiasi karya sastra dengan jenis puisi, novel, cerpen, drama, dan esai.

Literasi sastra tidak hanya berfokus pada pemahaman dasar dari teks, tetapi juga pada interpretasi mendalam yang melibatkan aspek-aspek artistik, budaya, historis, dan emosional dari karya sastra tersebut. Pengkisahan dalam karya sastra sebagai bentuk gambaran kehidupan sehari-hari suatu masyarakat seperti perkenalan adat, bahasa, nama daerah dan lain sebagainya. Pada literasi budaya mengarah pada kemampuan untuk memahami, menghargai, dan berinteraksi secara efektif dengan berbagai budaya. Ini mencakup pengetahuan tentang norma, nilai, tradisi, kepercayaan, dan praktik budaya yang berbeda, serta kemampuan untuk menavigasi dan berpartisipasi dalam konteks budaya yang beragam. Ketiga literasi tersebut bila terealiasi dengan baik dapat berperan dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Peran penting inilah yang diusung oleh Pusat Bahasa Institut Teknologi Telkom Purwokerto dengan HISKI Komisariat Banyumas dalam mengadakan Seminar Nasional dengan topik Literasi Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia untuk Kebinekaan.

Dr. Cintya Nurika Irma, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Peradaban)
Dr. Widya Nirmalawati, M.A. (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

Kegiatan seminar diselenggarakan di Institut Teknologi Telkom pada tanggal 4 November 2023. Terdapat 3 pembicara, yaitu (1) Dr. Heru Kurniawan, M.A. (Dosen UIN Saizu Purwokerto), (2) Dr. Widya Nirmalawati, M.A. (Universitas Muhammadiyah Purwokerto), dan (3) Dr. Cintya Nurika Irma, M.Pd. dengan moderator Aulia Nisa Khusnia, M.A. Kegiatan pembuka disambut oleh Ketua HISKI Komisariat Banyumas yakni Dr. Achmad Sultoni, M.Pd. dengan harapan kegiatan seminar nasional dapat memberikan penguatan, informasi baru, keterbukaan, dan pembaharuan dengan kemasan mengintegrasikan bahasa, sastra dan budaya Indonesia guna mewujudkan kebinekaan khususnya diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Seperti paparan Dr. Cintya Nurika Irma, M.Pd. yang membahas terkait “Pemanfaatan Platform Digital Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) sebagai Pengoptimalan Pembelajaran Apresiasi Puisi” yang memerlukan enam langkah.

Pertama, persamaan pemahaman dan penguasaan literasi. Kedua, penyesuaian dan kesiapan platform digital. Ketiga, persamaan pandangan dan persepsi mengenai integrasi platform digital dengan pembelajaran puisi. Keempat, peran guru dalam pembimbingan dan penjelasan. Kelima, pelibatan siswa dalam evaluasi dan refleksi. Keenam, penguatan nilai karakter positif. Perkembangan platform digital yang semakin beragam harus disambut sukaria dengan memanfaatkan sesuai dengan kebetuhan dan kesesuaian dengan kemampuan pengguna maupun fasilitas yang tersedia.  Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut jalinan kerja sama yang dijalin antara Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBIN), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Peradaban dengan HISKI Komisariat Banyumas.

Categories: Berita

Kirim Pesan
Universitas Peradaban
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh
Ada yang bisa kami bantu?