Universitas Peradaban

Universitas Peradaban menggelar rapat koordinasi evaluasi dan pemantapan strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, bertempat di Ruang Rapatpada Senin, 27 April 2026. Rapat ini bertujuan untuk meninjau capaian bulan April serta merumuskan langkah taktis dalam menghadapi gelombang pendaftaran berikutnya.

​Ketua LPPMB, Mukhroji, S.E., M.M., dalam paparannya menyampaikan bahwa aktivitas sosialisasi telah menjangkau 29 sekolah. Hingga akhir Gelombang 2, tercatat total pendaftar mencapai 146 orang dengan rincian 81 orang telah melakukan registrasi pendaftaran.

Ketua LPPMB, Mukhroji, S.E., M.M.

​”Secara global, angka registrasi sudah melampaui 50%, mendekati target indikator capaian sebesar 60%. Kami juga mencatat adanya tren peningkatan jumlah mahasiswa dan sistem PMB yang kini jauh lebih tertata,” ujar Mukhroji. Selain itu, beasiswa seperti KIP dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) terus diminati dengan puluhan pendaftar yang sedang dalam proses verifikasi.

​Menghadapi tantangan ke depan, LPPMB merumuskan lima pilar strategi untuk memperkuat branding dan awareness Universitas Peradaban:

  • Branding & Awareness: Melalui program Kampus Masuk Sekolah, Open Campus Experience, dan edukasi karier untuk membangun kepercayaan calon mahasiswa.
  • ​Digital Marketing: Optimalisasi website, landing page PMB, iklan digital, serta penggunaan chatbot WhatsApp.
  • ​Kolaborasi Civitas Akademika: Melibatkan Duta Kampus, dosen, dan alumni sebagai brand educator.
  • ​Aktivitas Beasiswa: Sosialisasi intensif dan pengadaan “Klinik KIP” untuk membantu calon mahasiswa.
  • ​Segmentasi Kelas Karyawan: Fokus pada lulusan Kejar Paket C dengan sistem pembelajaran hybrid.

​Dalam upaya mempermudah calon mahasiswa, Kepala Puksi, Sugeng Riadi, S.Kom., menjelaskan bahwa tampilan website pendaftaran akan disederhanakan. Prosedur baru memungkinkan calon mahasiswa untuk langsung mengisi formulir lengkap setelah login, melakukan pembayaran, dan mengunggah berkas dalam satu alur yang ringkas. Hal ini senada dengan masukan dari Kasie Kemahasiswaan, Reni Rianingsih, S.Kom., yang menekankan pentingnya sistem pendaftaran yang efektif.

​Wakil Rektor III, Luthfi Hidayat Maulana, S.KM., M.Si., memberikan penegasan terkait kuota beasiswa. “Telah disepakati kuota beasiswa sebanyak 140 kursi, terdiri dari 40 beasiswa aspirasi dan 100 dari Dikti. Kami menargetkan data final mahasiswa baru sudah terkumpul pada bulan Agustus mendatang,” tegasnya.

Rektor Universitas Peradaban, Assoc. Prof. Dr. Sutarmin, S.Si., M.M.,

​Rektor Universitas Peradaban, Assoc. Prof. Dr. Sutarmin, S.Si., M.M., menutup rapat dengan memberikan instruksi strategis kepada seluruh jajaran:

  • ​Eksekusi Lapangan: Tim inti LPPMB harus bergerak sebagai eksekutor yang memastikan informasi sampai ke masyarakat.
  • ​Data Driven: Setiap sosialisasi ke sekolah wajib mendata nomor WhatsApp siswa untuk tindak lanjut (follow-up).
  • ​Prioritas Prodi: Program studi seperti Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Sistem Informasi, Pendidikan Matematika, dan Agribisnis akan mendapatkan prioritas dalam skema beasiswa.
  • Branding Impact: Menekankan bahwa pengabdian masyarakat Universitas Peradaban adalah salah satu yang paling berdampak di Indonesia sebagai nilai jual utama.

​”Kita sedang bersiap untuk take off menuju Gelombang 3. Saya meminta dukungan seluruh civitas akademika karena PMB bukan sekadar menerima mahasiswa, melainkan upaya kita bersama dalam membangun masa depan generasi bangsa,” pungkas Dr. Sutarmin.

​Rapat ini juga menghasilkan berbagai masukan konstruktif, mulai dari pembentukan tim media sosial mahasiswa, pelibatan alumni berprestasi, hingga rencana kerja sama dengan koordinator PKH di Kabupaten Brebes untuk menjaring calon mahasiswa di pelosok desa.(Rly)