Memperingati Maulid Nabi dan Hari Santri UKM LSMM Mengadakan Serangkaian Acara

UKM Lingkar Studi Mahasiswa Muslim (LSMM) Universitas Peradaban mengadakan acara PEMBACAAN MAULID AD-DIBA’I dan SHALAWAT dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional, bertempat di depan Masjid Alfiah Nasucha, Sabtu 22 Oktober 2022. Mengusung tema “Tingkatkan Ukhuwah Islamiyyah Demi Terjalinnya Cinta NKRI Serta Keberkahan di Hari Santri Read more…

Acung Jempol Kinerja Tim PPMB Universitas Peradaban Tahun 2022 Capai Target

Kinerja Tim Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Universitas Peradaban Tahun 2022 mendapat apresiasi dari Pengurus Yayasan, Rektor beserta jajaran Pimpinan Universitas Peradaban. Hal tersebut diutarakan dalam Rapat Evaluasi Kinerja Tim PPMB Tahun 2022 dan Persiapan PPMB Tahun 2023, Senin (10/10/2022). Rektor Universitas Peradaban Dr. Muh. Kadarisman, S.H., M.Si. menyampaikan Read more…

Blendung Jagung

Jagung merupakan bahan makanan yang dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan, baik makanan berat maupun hanya sekedar jajanan. Salah satu olahan jagung adalah jajanan tradisional khas Bumiayu yang disebut “Blendung”.  Blendung dibuat dari jagung yang dipipil kemudian direbus hingga merekah, biasanya disajikan dengan alas daun pisang dan diberi taburan kelapa Read more…

Alu-alu

Namanya Alu-Alu, mungkin banyak yang belum tahu apa sih istimewanya jajanan ini. Jajanan ini terbuat dari beras ketan, dan dibungkus oleh daun pisang, bentuknya lonjong mirip seperti lontong. Disajikan dengan taburan kelapa parut, sedikit garam, dan gula merah cair untuk memberikan rasa yang gurih.  Cara membuat makanan ini dengan merebusnya. Read more…

Lepet

Lepet (Jawa) atau Leupeut (Sunda) adalah sejenis penganan dari beras ketan yang dicampur kacang, dan dimasak dalam santan, kemudian dibungkus daun janur. Penganan ini lazim ditemukan dalam lingkungan Masakan Jawa dan Sunda di pulau Indonesia, dan populer disantap sebagai kudapan. Lepet mirip lemper dan lontong, meskipun perbedaannya teksturnya lebih liat dan lengket karena menggunakan beras ketan, dan memiliki cita rasa yang lebih gurih karena dicampur santan Read more…

Kraca

Namanya Kraca, begitu sebutan masyarakat sekitar. Makanan khas Bumiayu yang satu ini berbahan utama keong sawah yang dimasak berkuah dengan bumbu-bumbu kuat yang memberi nuansa pedas dan segar. Di kota lain biasanya disebut tutut, mengandung protein yang tinggi, sehingga sangat baik untuk kesehatan. Untuk dapat menikmati kraca ini juga ada Read more…